Semua berawal disuatu malam dimana saat saya sedang berkumpul dengan teman-teman, saya mendapatkan sebuah pesan dari teman saya yang bernama nusaibah, dia mengajak saya untuk ikut berpartisipasi dalam acara Run for Leprosy. berhubung hari itu adalah hari terakhir pendaftaran maka saya langsung memutuskan untuk mendaftar melalui nusaibah teman saya itu. setelah saya terdaftar saya cukup merasa senang dan tidak sabar untuk segera mengikuti acara tersebut. acara ii juga ditujukan bagi para penderita penyakit kusta, dengan mengikuti acara ini kita telah menyumbangkan sebagian uang kita untuk para penderita kusta.
Hari itu pun tiba, tepat di hari minggu 15 maret 2015. saya menyegerakan diri untuk bersiap-siap kemudian saya segera berangkat ke lokasi agar tidak terlambat. sesampainya disana kurang lebih pukul 04:45 WIB suasananya sudah cukup ramai oleh peserta. berhubung acaranya dimulai pukul 06:00 dan waktunya masih cukup lama saya memutuskan untuk pergi ke toilet terlebih dahulu agar saat mengikuti acara tidak ada gangguan.
Waktu menunjukkan pukul 05:40 dan para peserta sudah mulai bersiap-siap di area start. 5 menit kemudian para peserta yang mengikuti lari 10K memulai terlebih dahulu perjalanannya. berhubung saya adalah peserta dengan jarak tempuh 5K saya masih harus menunggu 15 menit lagi.
Setelah menunggu sekian lama akhirnya tiba saatnya untuk saya memulai start. ratusan peserta pun berlari meninggalkan start, saya pun tak mau kalah dan berusaha untuk menjadi yang tercepat. ternyata saya sudah mulai kelelahan dikarenakan saya sangat jarang berolahraga. apa boleh buat daripada saya memaksakan diri saya memilih untuk berlari santai saja berhubung saya beru menempuh setengah perjalanan.
Waktu menunjukkan pulul 06:45 rasanya kaki ini ingin lepas dari tempatnya, namun mengingat jarak menuju garis finish tinggal seperempat jalan lagi saya memperepat perjalanan saya agar saya lebih cepat sampai. dan akhirnya tiba juga di garis finish setelah berjuang selama 1 jam, saya disambut oleh banyak panitia yang ramah. mereka memberikan saya minuman, makanan juga medali yang berukirkan run for leprosy. acara ini merupakan acara yang sangat menyenangkan karena dapat berkumpul bersama teman-teman. kami juga tidak lupa berfoto-foto untuk di jadikan kenangan.
Kesan : Saya sangat merasa senang karena bisa mengikuti acara ini, selain dapat menyehatkan jasmani saya juga dapat membantu para penderita penyakit kusta. semoga semangat yang saya tanamkan dalam acara ini dapat tersalurkan kepada semua penderita kusta dimanapun mereka berada
Pesan : Bagi para pelari yang mengikuti acara ini saya berharap kalian dapat terus bersemangat dalam menjalani hidup kalian seperti yang para penderita penyakit kusta alami.
Dengan adanya acara ini saya berkomitmen untuk merangkul para penderita kusta dengan memberikan support kepada mereka agar mereka lebih dapat bersemangat dan pantang menyerah dalam menjalani hidup mereka meskipun dengan adanya penyakit yang mereka derita.
Sekilas mengenai penyakit kusta
Kusta berasal dari
bahasa Sansekerta, yakni kushtha berarti kumpulan gejala-gejala kulit secara
umum. Penyakit kusta atau lepra disebut juga Morbus Hansen, sesuai dengan nama
yang menemukan kuman yaitu Dr. Gerhard Armauwer Hansen pada tahun 1874 sehingga
penyakit ini disebut Morbus Hansen.
Penyakit Hansen adalah sebuah penyakit
infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini adalah tipe penyakit granulomatosa
infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini adalah tipe penyakit granulomatosa
pada saraf tepi dan mukosa dari saluran
pernapasan atas; dan lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar.
Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada
kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan mata.
Sosialisasi yang baik terhadap penyakit kusta adalah menjelaskan secara rinci terhadap masyrakat mengenai apa itu penyakit kusta yang sebenarnya dan bagaimana penyakit tersebut dapat menjangkit seseorang. hal ini ditujukan agar masyrakat luas tidak takut untuk berdekatan dengan para penderita kusta.
sekian cerita ini saya bagikan, TERIMA KASIH!!!
Referensi: http://panduanmembuatobattradisional.blogspot.com/2014/02/mengenali-gejala-penyakit-kusta.html
Referensi: http://panduanmembuatobattradisional.blogspot.com/2014/02/mengenali-gejala-penyakit-kusta.html



